Berikutini tujuan manusia melakukan perambahan hutan, kecuali . answer choices pembuatan daerah pemukiman pembuatan jalan raya pembuatan ladang pelestarian hewan diambil kayunya Question 5 5 seconds Q. Warna-warni yang terdapat pada ikan koi menunjukkan answer choices keanekaragaman individu keanekaragaman fenotipe keanekaragaman hayati
dropsi tsb, diperoleh jwban : d. pelestarian hewan sebab, perambahan htn yg dilakukan manusia tak bertujuan utk melestarikan hwn yg ada. jk dilakukn, maka yg terjadi adalh sebalknya yaitu kepunahan hewan yg ada. Sedang mencari solusi jawaban Biologi beserta langkah-langkahnya? Pilih kelas untuk menemukan buku sekolah Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9
Untukitu Admin sebagai seorang guru telah menyusun contoh instrumen penilaian yang mungkin dapat membantu rekan guru IPS ketika melakukan latihan membahas soal-soal bersama dengan para siswa. Berikut indikator soal PAS ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dan contoh instrumennya yang dapat dipakai berlatih bagi siswa.
Dilansirdari Ensiklopedia, berikut beberapa kegiatan manusia dalam mengelola hutan sebagai sumber daya alam. (1) perladangan di hutan, (2) melakukan sistem tebang pilih, (3) melakukan reboisasi, (4) pembatasan penebangan, (5) mengekspor kayu gelondongan. aktivitas yang menunjang kelestarian hutan adalah (2), (3), dan (4).
TujuanHutan Macam Fungsi Hutan Fungsi Hutan di Indonesia Sebagai Spons Raksasa Menyediakan Perlindungan & Makanan Bagi Hewan Salah Satu Sumber Daya Alam Sebagai Paru-Paru Dunia Manfaat Hutan bagi kehidupan Menyerap Karbon Dioksida Menghasilkan Oksigen Sumber Pangan Manusia Penghasil Obat-obatan Rumah Bagi Suku Pedalaman Rumah Bagi Flora dan Fauna
24 Garis khayal yang memisahkan fauna Indonesia bagian barat dengan wilayah peralihan adalah
6 Berikut ini tujuan manusia melakukan perambahan hutan, kecuali . a. pembuatan daerah pemukiman b. pembuatan jalan raya c. pembuatan ladang d. pelestarian hewan e. diambil kayunya 7. Hewan berikut merupakan hewan yang hidup di wilayah . d. Morinda citrifolia e. Solanum tuberosum 9. Berikut ini hewan yang umum diternakkan dan
ynZ5c4R. Dalam konsep,teori, metodologi dan metode penelitian, aliran positivis berusaha mengikuti model ilmu alam dengan ciri sifat sebagai berikut, kecuali.. a. bersifat kritis b. bisa diuji kebenarannya c. analisisnya tidak dipengaruhi oleh faktor lain d. memiliki prosedur ilmiah e. membuat analisa sebab akibat kausalitas ketika menjelaskan fenomena sosial budaya jawab ya teman.. Answer
Deforestasi adalah peristiwa hilangnya tutupan hutan yang berubah menjadi tutupan lain, potensi deforestasi terjadi pada hutan yang berada di areal dengan intensitas tinggi atau berbatasan langsung dengan kegiatan manusia. Deforestasi dapat diartikan secara kuantitatif yaitu pengurangan tutupan tajuk pohon menjadi kurang dari ambang minimum sebesar 10% untuk jangka panjang dengan tinggi pohon minimum 5 m pada areal seluas minimum 0,5 ha. Secara sederhana deforestasi juga didefinisikan sebagai perubahan tutupan suatu wilayah dari berhutan menjadi tidak berhutan, dari suatu wilayah yang sebelumnya memilki bertajuk berupa hutan vegetasi pohon dengan kerapatan tertentu menjadi bukan hutan bukan vegetasi pohon atau bahkan tidak bervegetasi. Definisi tersebut diperkuat dengan Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2009 tentang Tata Cara Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan REDD yang menyatakan secara tegas bahwa deforestasi adalah perubahan secara permanen areal hutan menjadi tidak berhutan yang disebabkan oleh kegiatan manusia. Baca juga Hutan Adalah Pengertian, Jenis, Ciri-ciri dan Manfaat Hutan Penyebab-penyebab Deforestasi Hilangnya tutupan lahan atau pengurangan secara kuantitatif sangat berhubungan erat dengan aktivitas manusia atau adanya gangguan alam. Diantara bentuk yang sering terjadi yaitu pembukaan area lahan kehutanan yang dikonversi untuk lahan pertanian, penggembalaan, transmigrasi, dan sebagainya. Angka deforestasi yang tinggi setiap tahunnya akan menyebabkan hilangnya lahan hutan secara besar-besaran. Akibat dari kehilangan lahan hutan yang berdampak negatif pada keberlanjutan lingkungan maupun kehidupan sosial. Beberapa penyebab deforestasi yang umum dijumpai di Indonesia antara lain yaitu 1. Kebakaran Hutan Hampir setiap tahunnya Indonesia dihadapkan dengan bencana kebakaran hutan, pada tahun 2015 tercatat 1,7 juta hektar yang terbakar dan menyebabkan bencana asap yang menimbulkan dampak serius pada pendidikan, transportasi udara, kesehatan, ekonomi, dan tentunya kerusakan lingkungan. Kebakaran membuat angka deforestasi menjadi semakin parah dibandingkan kehilangan lahan yang disebabkan oleh kegiatan konversi lainnya. Kerugian akibat kebakaran hutan juga berpotensi menghilangkan plasma nutfah. Fenomena kebakaran hutan di Indonesia telah menjadi tradisi yang terus-menerus terjadi. 2. Pembukaan Lahan Perkebunan Pembukaan lahan perkebunan seperti kelapa sawit secara ekologis berdampak langsung terhadap angka penyusutan hutan. Pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu faktor dominan penyebab kehilangan tutupan dan lahan hutan di Indonesia. Kondisi ini disebabkan karena perkebunan kelapa sawit dan tanaman perkebunan lainnya umumnya diperoleh dengan dua metode, yaitu pengalihan fungsi lahan hutan dan pengalihan fungsi lahan perkebunan. Pengalihan fungsi lahan perkebunan adalah metode yang dilakukan dengan mengganti tanaman pokok perkebunan dengan tanaman baru kelapa sawit. Salah satu penyebab deforestasi adalah adanya perambahan hutan. Masalah perambahan hutan ini sudah menjadi masalah nasional. Beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat melakukan perambahan hutan yaitu faktor ekonomi, ketidaktahuan masyarakat sekitar hutan tentang dampak buruk perambahan hutan, adanya sponsor, keterbatasan petugas pengawas hutan, dan lemahnya sanksi hukum. 4. Program Transmigrasi Kawasan permukiman transmigrasi terus bertambah dan akan terus berkembang yang membutuhkan areal untuk mewadahi aktivitas tersebut. Di satu sisi telah terjadi perubahan tutupan lahan hutan ke tutupan lahan non hutan khususnya kawasan hutan yang bersentuhan langsung dengan kawasan permukiman transmigrasi. 5. Pertambangan dan Pengeboran Sumber Daya Alam Kegiatan pertambangan dan pengeboran minyak menyebabkan adanya bekas pertambangan di kawasan hutan yang kondisi tanahnya sudah berlubang-lubang. Jika tidak dilakukan penutupan kembali maka kawasan tersebut akan menyebabkan dampak buruk pada kualitas dan perubahan fungsi lahan lingkungan di area sekitarnya. Dampak-dampak Deforestasi Deforestasi menimbulkan dampak yang sangat serius baik pada tingkat nasional maupun tingkat internasional. Tradisi kebakaran hutan yang tidak terkendali dan terjadi setiap tahunnya, penebangan yang merusak, pembukaan lahan yang dijadikan perkebunan, pertambangan dan pengerukan bahan bakar, dan pembangunan wilayah transmigrasi merupakan beberapa faktor deforestasi. Kegiatan tersebut berdampak pada sosial ekonomi bagi masyarakat yang sangat bergantung dengan hasil alam atau hutan, dan dapat menyebabkan timbulnya kerugian yang besar yakni bagi seluruh masyarakat maupun negara. Karena perubahan lahan hutan tersebut menyebabkan terganggunya keadaan lingkungan, antara lain 1. Bencana Alam Kegiatan penebangan yang mengesampingkan konversi hutan mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan dan akan meningkatkan peristiwa bencana alam, seperti tanah longsor dan banjir. 2. Kepunahan Flora dan Fauna Alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan fungsi kawasan hutan juga bisa berdampak pada kelestarian flora dan fauna. Apabila deforestasi terus dibiarkan habitat asli mereka akan bergeser menjadi kawasan yang hanya diuntungkan bagi aktivitas manusia saja. 3. Pemanasan Global dan Perubahan Iklim Peran hutan berperan untuk menyimpan cadangan-cadangan karbon secara besar. Hutan juga mampu menyerap karbon dioksida berlebih yang ada di udara dan mengkonversinya menjadi oksigen melalui proses fotosintesis yang dapat menyimpan karbon lebih dari dua ratus miliar ton. Sehingga deforestasi berpengaruh sangat besar terhadap perubahan iklim yang berkaitan dengan karbon-karbon yang ada di udara dan pada tanah gambut. Apabila lahan gambut kehilangan pohon di atasnya maka akan melepaskan karbon yang tersimpan ke udara. 4. Terganggunya Siklus Air Hutan yang hilang akan mengakibatkan berkurangnya penguapan air tanah oleh pohon. Kondisi ini berakibat pada iklim dan cuaca yang berubah menjadi lebih kering, karena curah hujan akan berkurang. Baca juga 9 Dampak Kerusakan Hutan bagi Manusia dan Alam Pencegahan untuk Mengurangi Deforestasi Banyaknya sisi negatif yang ditimbulkan dari deforestasi mengharuskan adanya bentuk upaya yang dilakukan untuk mengurangi deforestasi agar tingkat kehilangan hutan tidak mengalami peningkatan. Salah satu cara pencegahan deforestasi adalah melakukan upaya konservasi sumber daya alam. Beberapa upaya yang dapat dilakukan diantaranya sebagai berikut 1. Penebangan dengan Sistem Tebang Pilih Tebang pilih adalah salah satu sistem silvikultur yang diterapkan di Indonesia. Metode tebang pilih dilakukan pada hutan hutan alam tak seumur sebagai salah satu sub sistem dari sistem pengelolaan hutan. Sistem ini menjadi salah satu sarana utama dalam mewujudkan hutan dengan struktur yang sesuai dengan lingkungan dan terwujudnya pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Sistem tebang pilih ini diharapkan mampu menjaga dalam keberlangsungan ekosistem hutan dan berfungsi dalam penyangga kehidupan. Pada metode tebang pilih juga melakukan penanaman kembali agar kegiatan-kegiatan tersebut tidak menyebabkan kerugian. 2. Reboisasi dan Penghijauan Upaya reboisasi dan penghijauan yaitu melakukan penanaman kembali pada kawasan hutan, sedangkan melakukan penghijauan pada kawasan non hutan, karena hutan yang mengalami gundul tak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Strategi ini tertuang di dalam RPJMN 2020-2024 dalam upaya mengurangi kehilangan hutan yang yaitu mengurangi tingkat deforestasi menjadi 310 hektar/per tahun. Langkah yang dicanangkan dengan melakukan penanaman kembali dan pengkayaan di hutan-hutan produksi dengan 1,97 juta hektar. Cara yang dicoba termasuk luas ekosistem gambut yang telah terkoordinasi dan difasilitasi restorasi pada 7 provinsi di Indonesia yang rentan terhadap bencana kebakaran dengan mencapai target hektarnya pertahun. Baca juga Reboisasi Adalah Pengertian, Tujuan dan Manfaat Reboisasi 3. Pembentukan REDD+ REDD+ atau Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation adalah sebuah pendekatan kepada konservasi lahan hutan. Metode yang diambil menggunakan skema keuangan dalam melakukan konservasi hutan yang menjadi usaha yang dapat memberikan keuntungan atau penghasilan dibandingkan melakukan penebangan hutan melalui pembayaran. Tujuan dari REDD+ adalah dilakukannya penghitungan terhadap nilai karbon yang tersimpan di hutan. Upaya yang dilakukan berupa penawaran kepada negara berkembang dalam upaya mengurangi emisi dalam rangka investasi di jalur rendah karbon. Sehingga, negara-negara maju dapat bekerjasama dengan membayar negara berkembang untuk pengurangan angka kehilangan hutan di Indonesia, pembakaran lahan gambut dan degradasi hutan. 4. Pengawasan Hutan Pengawasan dilakukan untuk pengamanan aset hutan dalam mencegah serta mengendalikan terjadinya gangguan, kejahatan, maupun ancaman yang meliputi hutan yang ada di Indonesia. Pengawasan dapat dilakukan secara langsung dengan aparat yang berwenang ataupun dengan monitoring perkembangan menggunakan teknologi terbaru dan turut dalam mengawasi hutan melalui teknologi satelit. Teknologi satelit ini dapat meningkatkan transparansi pada rantai pasokan perusahaan, melalui program Forest Cover Analyzer, Eyes On The Forest dan Global Forest Watch Teknologi ini memungkinkan setiap orang dapat melihat kapan dan dimana perubahan wilayah hutan melalui internet. Pemerintah Indonesia juga berinisiatif melakukan pengawasan hutan di berbagai badan-badan pemerintahan. Baca juga 10+ Jenis Pohon yang Hidup di Lahan Gambut FAQ Apa itu Deforestasi? Deforestasi adalah fenomena kehilangan tutupan pohon dan area hutan yang terjadi akibat aktivitas manusia atau kejadian alam. Apa Penyebab Deforestasi? Penyebab deforestasi di Indonesia mayoritas berasal dari aktivitas manusia seperti pembakaran hutan, pembukaan lahan, penebangan pohon ilegal dan tidak terstruktur serta pemanfaatan area hutan untuk pertambangan, pengeboran minyak dan pemukiman. Referensi dan rujukan artikel. Penulis Ridha Rizkiana Editor M. Nana Siktiyana Ayo Terlibat Langsung untuk Menghijaukan Indonesia LindungiHutan mengajak kamu untuk ikut berperan langsung melakukan reboisasi dan penghijauan di wilayah hutan dan non-hutan bersama kami. 35 ribu pengguna, 200+ mitra bisnis dan 30+ petani dan masyarakat sekitar hutan percaya dengan langkah nyata LindungiHutan.
1 BANK SOAL KEANEKARAGAMAN HAYATIBAB spesies dipengaruhi !eh ....a. gen dan !ingkungan". ingkah !aku dan gen$. gen dan %akr a"iikd. %akr a"iik dan "iike. gen dan makanan&.Kegiaan 'ang dapa men'e"a"kan hi!angn'a keanekaragaman ha'ai ada!ah ....a. mem"uru hean 'ang di!indungi". mem"ua huan !indung$. mem"ua undangundang keanekaragaman ha'aid. me!akukan re"isasie. me!akukan penangkaran hean !angka*.Garis kha'a! 'ang memisahkan %auna Indnesia "agian "ara dan i!a'ah pera!ihan ada!ah ....a. garis +e"er ". garis +a!!a$e$. garis khau!isiad. garis !inange. garis "u,ur "eriku 'ang bukan merupakan $nh peman%aaan keanekaragaman ha'ai ada!ah ....a. pem"uaan kursi ran". memasak sa'uran$. penge"ran min'akd. pem"uaan "enang kapase. "erernak unggas./e!esarian in situ di!akukan dengan pem"uaan ....a. penangkaran hean". ke"un ra'a$. huan !indungd. aman kae. aman " ini u,uan manusia me!akukan peram"ahan huan kecuali ....a. pem"uaan daerah pemukiman". pem"uaan ,a!an ra'a$. pem"uaan !adangd. pe!esarian heane. diam"i! ka'un' merupakan hean 'ang hidup di i!a'ah ....a. Indnesia "agian "ara". Indnesia "again imur $. /era!ihand. Ausra!iae. Asia Se!aan DOC. IBU LUPITA PEMBA SMAK SYURADIKARA ENDE 2 3./ada um"uhan "eriku 'ang merupakan um"uhan endemik Indnesia ada!ah ...a. Hibiscus rosasinensis ". Rafflesia arnoldii $. Oryza sativa d. Morinda citrifolia e. Solanum tuberosum ini hean 'ang umum diernakkan dan diman%aakan unuk knsumsi manusia kecuali ....a. a'am". sapi$. "urung e!angd. udange. kam" gen da!am spesies er,adi anara ....a. "unga maar "unga krisan dan "unga maahari". ikan mas ikan !e!e dan ikan gurame$. "urung kakakua ra,a "urung nuri dan "urung kakakua ,am"u! kuningd. "urung merpai hiam "urung merpai puih dan "urung merpai a"ua"ue. u!ar san$a u!ar sendk dan u!ar hi, ada!ah $nh hean 'ang "erasa! dari Indnesia "agian pera!ihan 'aiu ....a. ranguan". "a"i rusa$. "iaakd. kangurue. a!a"i1&.Beriku bukan merupakan kegiaan 'ang dapa menganggu keanekaragaman ha'ai 'aiu ....a. penangkapan ikan dengan pe!edak". meme!ihara hean !angka$. mengeksp!iasi erum"u karang semaksima! mungkind. menanam pephnan di ha!amane. mem"uka !ahan dengan mem"akar huan1*.Man%aa keanekaragaman ha'ai "agi kehidupan manusia ada!ah se"agai "eriku kecuali ....a. unuk pemenuhan ke"uuhan hidup". se"agai sum"er ke"uuhan sandang$. se"agai sum"er ke"uuhan pangand. se"agai sum"er keka'aan pri"adie. se"agai sum"er keka'aan sau peran pemerinah da!am men,aga keanekaragaman ha'ai ada!ah ....a. memper"!ehkan pem"uruan asa!kan mem"a'ar ". mem"eri i6in kepada pihak asing unuk menge!!a suau i!a'ah.$. mem"erikan sanksi hukum kepada pem"uru !iar d. men,adikan daerah pesisir panai se"agai empa isaae. mem"eri i6in kepada arga unuk meme!ihara hean !angka1.Beriku ini 'ang ermasuk %akr a"iik suau eksisem ada!ah ....a. rumpu". "urung merpai$. semaksemakd. "e"auane. serangga DOC. IBU LUPITA PEMBA SMAK SYURADIKARA ENDE 3 eksisem tidak dipengaruhi !eh ....a. 7egeasi anaman". ik!im$. ,enis hean 'ang menempaid. !ingkungan a"iike. i!a'ah ha'ai dapa diun,ukkan anara !ain !eh adan'a 7ariasi indi7idu da!am spesies 'ang sama. Keanekaragaman ini dise"u keanekaragaman pada ingka ... a. ,enis$. %i!genie. kmunias ". gen d. eksisem anara indi7idu da!am suau ppu!asi idak pernah diemukan adan'a si%a 'ang sama aau idenik. Ha! ini er,adi karena pengaruh 9 a. !ingkungan$. induke. gen dan induk ". gen d. !ingkungan dan gen14.+arnaarni 'ang erdapa pada ikan ki menun,ukkan.... indi7idu". keanekaragaman %enipe$. keanekaragaman ha'aid. keanekaragaman gene. keanekaragaman spesies&5.+i!a'ah Indnesia "agian imur memi!iki heanhean 'ang mirip dengan i!a'ah .... Ausra!ia$. epangd. Amerikae. Erpa& sagu memi!iki man%aa unuk memenuhi ke"uuhan ....a. papan". sandang$. pangand. "a"aane. ksmeik&&./e!esarian a!am ex situ di!akukan di ....a. huan !indung". aman nasina!$. ke"un "inaangd. $agar a!ame. aman ka&*./e!esarian sum"er da'a a!am e; siu $nhn'a 9 a. per!indungan kmd di /u!au Kmd ". per!indungan "unga Ra%%!esia di Bengku!u $. aman nasina! di u,ung ku!n d. aman !au di Bunaken e. aman sa%ari DOC. IBU LUPITA PEMBA SMAK SYURADIKARA ENDE
Mata Pealajaran IpsKelas; VIJawaban1. Hutan sebagai penyerap dan penyimpan karbon2. Pencegah Banjir3. Mencegah erosi dan tanah longsor4. Sumber Oksigen5. Sarana olahragaSemoga membantu paru-paru sumber oksigen bagi tempat tinggal hewan dan tumbuhan
Hari Hutan Internasional adalah hari hutan sedunia dimana hari tersebut melakukan promosi terkait pentingnya hutan dan pepohonan dalam kehidupan yang kita miliki ini. Hari yang membicarakan isu-isu sentra seperti deforestasi dan pengembalian hutan pada fungsi aslinya. Diawali melalui resolusi Majelis Umum PBB di tanggal 28 November 2012 lalu, Hari Hutan Internasional diperingati setiap 21 Maret. Setiap tahunnya juga para aktivis lingkungan merayakan hari tersebut sebagai pengingat akan pentingnya pohon tumbuhan untuk generasi sekarang dan masa depan. Fakta Penting Seputar Hari Hutan Sedunia Setiap tahunnya lebih dari 13 juta hektar wilayah hutan hilang atau terbakar. Padahal seperti yang kita ketahui hutan ini memiliki peran penting dalam perubahan iklim termasuk pemanasan global. Deforestasi ini juga menghasilkan 12% hingga 18% emisi karbon dunia atau hampir sama dengan semua CO2 dari sektor transportasi juga sama pentingnya dimana hutang yang sehat adalah salah satu cara untuk menyerap karbon primer di dunia. Saat ini hutan mencakupi hingga sepertiga dari daratan di dunia. Sekitar 1,6 miliar orang termasuk lebih dari 2000 budaya pribumi juga bergantung kepada hutan untuk penghidupannya. Karena itu, hutan ini sangat penting bagi planet kita mengingat hutan dapat menyediakan tempat berlindung bagi para spesies hewan darat, tumbuhan dan serangga, berkontribusi pada keseimbangan oksigen, karbondioksida serta kelembaban di udara dan melindungi daerah aliran sunga sebagai pemasok air bersih. Merayakan hari hutan sedunia PBB bekerja dengan pemerintah, organisasi masyarakat dan masyarakat umum untuk mempromosikan kegiatan lokal dan global untuk hari hutan sedunia. Kegiatannya meliputi kampanye penanaman pohon, pameran foto yang melukiskan pentingnya hutan serta pepohonan dan berbagi informasi melalui berbagai macam media. Berawal dari Inggris di tahun 2007 dimana dua ilmuwan merasa bahwa orang-orang mulai meremehkan pentingnya hutan dalam mengurangi emisi karbon serta melihat kebutuhan yang mencolok untuk penelitian kehutanan terbaru serta berpikir untuk menginformasikan pembuat kebijakan global dan negosiator UNFCCC. Mereka tidak tahu terlebih dahulu bahwa konferensi tersebut akan menjadi salah satu peristiwa global paling berpengaruh mengenai hutan dan perubahan iklim hari ini. Hari hutan juga pertama kali diadakan di Bali, Indonesia 2007, hari hutan kedua diadakan di Poznan, Polandia 2008, hari hutan ketiga diadakan di Copenhagen, denmark 2009, hari hutan keempat diadakan di Cancun, Meksiko 2010, hari hutan kelima diadakan di Durban, Afrika Selatan 2011, hari hutan keenam diadakan di Doha, Qatar 2012. Pada tahun 2013, hari hutan bergabung dengan hari pengembangan pertanian dan pedesaan untuk membentuk Forum Bentang Alam Global dengan acara peresmian yang diadakan di Warsawa, Polandia bersamaan dengan Konferensi Perubahan Iklim PBB 2013. Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran! Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 18% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja. Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi 021 5091-6006 atau email ke [email protected] Sumber
berikut ini tujuan manusia melakukan perambahan hutan kecuali