Mariadiberitahu, "Kuasa suci Tuhan akan datang ke atasmu, dan kekuatan daripada Tuhan Yang Maha Tinggi akan menaungimu." (Lukas 1:31, 35) Yehuwa seolah-olah membentuk sebuah tembok perlindungan di sekeliling Maria sehingga tiada apa-apa pun yang dapat mencelakakan Anak-Nya. Dia melindungi Anak-Nya daripada dosa yang diwarisi manusia Apapunkesan kita, dapat disetujui bahwa tempat perlindungan adalah tempat yang aman. Ketika Alkitab menggambarkan Allah sebagai tempat perlindungan kita, yang dimaksud ialah bahwa Allah adalah tempat aman bagi kita ketika kita butuh perlindungan dari sesuatu. Mengenal Allah sebagai tempat perlindungan kita menumbuhkan kepercayaan dalam-Nya. Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti." "Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah." Baca dapatkan inspirasi dan motivasi. 1. Mazmur 46: 1-3,7 - ayat Alkitab tentang mengatasi kesulitan. Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut, Bangsa-bangsa ribut, kerajaan Tuhanmelalui nabi Yeremia mengatakan bahwa terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan yang menaruh harapannya kepada manusia - Yer.17:5. Oleh karena itu, kita membutuhkan tempat perlindungan yang kuat, aman dan yang kekal. Menurut Alkitab, tempat perlindungan yang kuat, aman dan kekal hanya pada Allah saja. Mazmur46 : 2 Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Mazmur 50 : 15 Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.". Pandemi yang kita sedang alami saat ini adalah penyebab utama terjadinya krisis dalam setiap aspek Mazmur Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut. Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi. Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan PV3jX. Pertanyaan Jawaban Apakah kesan yang didapat ketika membayangkan istilah tempat perlindungan? Mungkin kita membayangkan benteng dengan penjagaan ketat, atau sebuah gua dimana kita dapat berlindung dari badai hujan yang mengguyur di luar. Apapun kesan kita, dapat disetujui bahwa tempat perlindungan adalah tempat yang aman. Ketika Alkitab menggambarkan Allah sebagai tempat perlindungan kita, yang dimaksud ialah bahwa Allah adalah tempat aman bagi kita ketika kita butuh perlindungan dari sesuatu. Mengenal Allah sebagai tempat perlindungan kita menumbuhkan kepercayaan dalam-Nya. Kita tidak perlu takut akan situasi atau manusia yang mengancam kita, baik secara jasmani atau rohani. Kita tidak akan menghadapi situasi yang berada di luar kendali Allah, dan oleh karena itu keadaan yang terbaik bagi kita ialah dekat bersama-Nya. "Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat" Amsal 1810. Sejalan dengan ini, pertanyaan yang muncul ialah "bagaimana saya menjadikan Allah tempat perlindungan saya?" Mudah membayangkan sebuah tempat perlindungan yang berlokasi di bumi ini, namun bagaimana caranya menjadikan Allah – yang tak dapat kita lihat – tempat perlindungan kita? Daud adalah contoh yang baik akan orang yang mengenal Allah sebagai tempat perlindungannya. Dalam beberapa kasus dalam kehidupannya, Daud melarikan diri dari orang yang ingin membunuhnya, namun ia selalu mendapatkan perlindungan pada Allah. "Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah. Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita" Mazmur 627-8. Satu cara mudah untuk menjadikan Allah tempat perlindungan kita adalah meminta-Nya secara langsung. Daud berkata, "Curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya"; itulah yang senantiasa dilakukan oleh Daud. Ia menumpahkan isi hatinya pada Allah tentang apa yang ia alami dalam kehidupannya dan ia meminta Allah terlibat membela-Nya. Ketika kita berpaling pada Allah demi mendapatkan pertolongan atau perlindungan, kita mulai mengenal Dia sebagai tempat perlindungan kita. Sebagai kontras pada iman Daud, para pemimpin Israel pada zaman Yesaya berusaha mendapat perlindungan melalui hal-hal selain Allah. Di dalam Yesaya 2815, Tuhan mengecam kelakuan mereka yang "membuat bohong sebagai perlindungan kami, dan dalam dusta kami menyembunyikan diri." Allah mengundang mereka ke dalam tempat perlindungan yang sejati "Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh Siapa yang percaya, tidak akan gelisah! Dan Aku akan membuat keadilan menjadi tali pengukur, dan kebenaran menjadi tali sipat; hujan batu akan menyapu bersih perlindungan bohong, dan air lebat akan menghanyutkan persembunyian" Yesaya 2816-18. Kita mungkin tergoda mencari perlindungan dalam hal-hal yang bukan Allah, namun semua itu hanya memberikan rasa aman yang palsu. Allah adalah satu-satunya tempat perlindungan yang nyata. Allah adalah tempat perlindungan kami. Ia tidak akan pernah memimpin kita ke dalam situasi yang sulit atau membahayakan. Yesus memimpin para murid ke dalam perahu, dengan pengetahuan persis bahwa sebuah badai akan datang; para murid ketakutan, namun Yesus, tempat perlindungan mereka, menenangkan badai itu Matius 823-27. Ketika kita berada dalam kehendak Allah, kita dapat menghadapi situasi yang paling bahaya sekalipun , dengan keyakinan, karena Allah beserta kita. Berulang kali, Allah memimpin Israel ke dalam pertempuran melawan pasukan yang jauh lebih kuat dari mereka, namun ketika mereka mempercayai dan menaati-Nya, mereka selalu meraih kemenangan baca Yosua pasal 6 dan 8. Yesus memberitahu kita, "Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia" Yohanes 1633. Apapun situasi yang kita hadapi, tempat paling aman ialah di tengah kehendak Allah. Ia berjanji menjadi tempat perlindungan kita "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman 'Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.' Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata 'Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?'" Ibrani 135-6. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apakah artinya bahwa Allah adalah tempat perlindungan kita? RENUNGAN HARIAN KRISTEN TERBARU, SELASA 29 JANUARI 2019 ALLAH ITU PERLINDUNGAN DAN KEKUATANKU Oleh E. Gunawi Sp. FIRMAN TUHAN Mazmur 461-2 “Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu Alamot. Nyanyian. Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut;” Lagu Alamot ini dinyanyikan oleh sisa-sisa keturunan bani Korah untuk pemimpin biduan. Korah adalah anak Esau yang menjadi pemimpin pemberontak pada zaman Musa dan Harun. Korah, dari garis keturunan Lewi, memberontak karena perkara keimamatan. Keturunan Korah yang ikut dalam pemberontakan mati terkubur hidup-hidup ditelan bumi. Sementara keturunan Korah yang tidak ikut memberontak masih hidup. Keturunan mereka inilah yang kemudian ikut dalam pelayanan di kemah suci dan menyanyikan puji-pujian untuk Allah. Salah satu dari banyak pujian mereka dalam Kitab Mazmur menjadi bahan perenungan kita saat ini. Yaitu nyanyian Alamot dari Kitab Mazmur 461-2 dalam perikup “Allah, kota benteng kita.” Sejatinya, siapakah yang dapat mengusik orang yang berlindung di bawah kaki Tuhan? Siapakah yang dapat menggoda atau menyentuh setiap orang percaya yang bernaung di bawah mahkota kekuatan Tuhan? Siapakah yang dapat menyentuh rambut kita, jika Tuhan Yesus membela dan melindungi kita? Sudah tentu tidak ada! Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat melawan Allah. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang mampu menyentuh kita, jika Tuhan bersama kita. Tidak ada orang yang dapat mengusik dan melawan kita, jika Ia yang perkasa mendukung, membela dan melindungi kita. Benar! Tuhan adalah pelindung dan kuatan orang percaya. Tuhan adalah penolong dan pembela orang yang takut akan Dia. Kita tidak akan bimbang! Kita tidak akan takut! Meski gelombang tsunami menerjang, gempa menggoyang bumi, bumi berubah, dan gunung-gunung berguncang, kita tidak akan goyah, karena kuasa-Nya yang ajaib. Bersama Tuhan, orang percaya akan aman dan damai. Bersama Dia yang mahaperkasa, kita hidup damai dan sejahtera. Allah adalah perlindungan dan kekuatan kita. Puji dan muliakanlah nama-Nya! Puji dan muliakanlah Dia! Kemudian dari pada itu, marilah kita simak Firman-Nya yang ditulis dalam Kitab Habakuk 318-19 “namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. ALLAH Tuhanku itu kekuatanku Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi.” Bersorak-sorailah! Beria-rialah! Tuhan Allahlah yang menyelamatkan kita. Tuhan Allahlah yang menjadi kekuatan kita. Tuhan telah membuat kaki kita seperti kaki rusa yang perkasa dan membiarkan kita berlari lincah di bukit-bukit-Nya. Tangan Tuhan yang ajaib telah membuat kekuatan kita luar biasa. Sekaitan dengan itu, percayalah kepada kekuatan-Nya. Imanilah! Bahwa Tuhan adalah satu-satunya kekuatan kita. Firman Tuhan dalam Kitab Keluaran 152 mengatakan “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.” Ya! Tuhan adalah kekuatan kita. Hanya kepada Tuhan, kita memuji. Hanya kepada-Nya kita bermazmur. Hanya Allahlah sumber keselamatan kita. Tuhan Allah adalah penolong dan pembela kita! Tuhan Allah adalah pahlawan kita! Sembahlah Dia! Pujilah Tuhan. Muliakanlah Nama-Nya. Sekarang, mari kita simak Firman Tuhan dalam Kitab Mazmur 5917-18. Alkitab mengatakan “Ya kekuatanku, bagi-Mu aku mau bermazmur; sebab Allah adalah kota bentengku, Allahku dengan kasih setia-Nya.” Firman ini mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah kekuatan kita. Karenanya, mazmurkanlah nyanyian yang berkenan di hati-Nya. Mazmurkanlah pujian yang menyenangkan hati Tuhan. Jangan ragukan kasih setia-Nya. Ia adalah kota bentengmu yang kekal selamanya. Selanjutnya, marilah kita baca pesan Rasul Paulus yang ditulis dalam Surat 2 Korintus 104 “karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.” Melalui pesannya, Rasul Paulus menyatakan bahwa senjata perjuangannya bukanlah senjata duniawi. Senjata yang digunakan adalah senjata kuasa Allah yang dapat meruntuhkan benteng-benteng ketegaran hati, keras kepala, kedegilan, kemunafikan, kesombongan dan kejahatan duniawi. Akhirnya, marilah kita baca Firman Tuhan yang ditulis dalam Surat 1 Korintus 124. Alkitab mengatakan “tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.” Firman Tuhan ini dengan jelas menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah kekuatan Allah. Yesus Kristus adalah hikmat Allah. Tuhan Yesus adalah kekuatan dan hikmat Allah. Baik bagi orang Yahudi maupun bagi orang bukan Yahudi. Yesus Kristus, Tuhan Allah kita, adalah kekuatan dan hikmat Allah bagi kita. Percayalah! Berbahagialah orang yang mengimani bahwa Tuhan adalah kekuatannya, karena Allah telah membela dan menolongnya dengan penuh kasih setia-Nya. Berbahagialah orang yang bersorak-sorai di dalam nama-Nya, karena Tuhan memberikan kekuatan yang luar biasa. Berbahagialah kita yang menyembah, memuji dan memuliakan nama Tuhan, karena pertolongan dan pembelaan dengan kekuatan-Nya sudah menjadi nyata bagi kita. JESUS CHRIST BLESS YOU AND US. AMEN. Berandaindex AALLAH ITU BAGI KITA ALLAH ITU BAGI KITA Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti Sekalipun kita jatuh tapi tak kan tergeletak S’bab tangan Tuhan s’lalu menopangku Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela Kita dapat pergi kepada Tuhan untuk perlindungan. Ada dalam Alkitab,“ Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!” Mazmur 182 Pengikut Yesus tidak akan menderita secara rohani atau kehilangan selamanya. Ada dalam Alkitab,“dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu." Lukas 2117-19 Tuhan selalu siap untuk menolong. Ada dalam Alkitab,“Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu Alamot. Nyanyian. Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela.” Mazmur 461-3 Tuhan tidak menjanjikan suatu dunia yang bebas dari bahaya, namun Ia menjanjikan untuk menolong kita menghadapinya. Ada dalam Alkitab,“Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik. Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu; sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu. Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga. “Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku." Mazmur 91

tuhan itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan